Skip to main

Sering Sakit Kepala Bagian Belakang? Kenali Penyebab dan Penanganannya

Sering mengalami sakit kepala bagian belakang secara terus-menerus? Patutnya hal ini diwaspadai dan segera konsultasi ke dokter saraf. Sakit kepala bisa menjadi penanda penyakit tertentu yang mengaktifkan saraf nyeri di kepala.

Pahami gejala, penyebab dan penanganannya di bawah agar tidak terulang kembali di kemudian hari.

Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang

Beberapa kondisi medis tertentu maupun pola gaya hidup bisa menjadi penyebab timbulnya sakit kepala khususnya di bagian belakang. Adapun penyebabnya adalah sebagai berikut:

1. Neuralgia Oksipital

Sakit kepala bagian belakang atau di belakang telinga terjadi karena Neuralgia Oksipital. Kondisi ini terjadi akibat peradangan saraf yang menghubungkan bagian sumsum tulang belakang ke kulit kepala.

Dengan konsultasi dokter, Sahabat Pintar akan mendapatkan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) untuk mengurangi rasa sakitnya dan tindakan medis lanjutan jika diperlukan.

2. Cervicogenic Headache

Sumber rasa sakit dari kondisi ini berasal dari bagian leher. Cervicogenic Headache merupakan kondisi yang cukup serius karena pertanda penyakit seperti tumor, infeksi, patah tulang sampai Rheumatoid Arthritis.

Rasa sakitnya semakin parah ketika penderita berbaring seperti kepala seolah-olah ditimpa beban berat. Cervicogenic Headache dianggap kondisi serius sehingga perlu konsultasi dokter.

3. Low-pressure Headache

Low-pressure Headache juga dikenal sebagai tekanan intrakranial yakni sakit kepala tekanan rendah karena adanya kebocoran cairan tulang belakang pada bantalan leher atau punggung.

Kebocoran ini mengakibatkan kurangnya cairan di sekitar otak. Rasa sakit kepala terjadi di bagian belakang kepala dan leher serta semakin parah ketika penderitanya duduk atau berdiri. Meskipun demikian rasa sakitnya akan berkurang saat penderita berbaring.

4. Arthritis Headache

Sakit kepala bagian belakang bisa disebabkan Arthritis Headache. Kondisi ini timbul karena peradangan atau bengkak di area leher sampai belakang kepala.

5. Postur Tubuh Salah

Kebiasaan memiliki postur yang buruk ketika berkegiatan akan menyebabkan otot menjadi tegang. Misalnya saat duduk atau berdiri terbiasa untuk membungkuk dalam waktu lama. Rasa sakitnya tak jarang disertai dengan denyutan pada bagian belakang kepala.

6. Tension Headache

Penyebab sakit kepala ini adalah kelelahan, kurang tidur, tidak makan dengan baik serta kurangnya konsumsi air putih. Tension Headache paling umum terjadi pada orang dewasa dengan durasi bisa beberapa menit sampai harian tergantung tingkat keparahannya.

7. Konsumsi Obat Berlebihan

Penggunaan obat berlebihan sering yang mengakibatkan sakit kepala disebut dengan Medication Overuse Headaches (MOH). Konsumsi obat harus sesuai takaran yang dianjurkan dan mengikuti resep dokter agar lebih aman.

8. Exercise-induced Headache

Penyebab lain dari sakit kepala bagian belakang adalah aktivitas fisik secara berlebihan. Rutin melakukan olahraga memang bagus untuk menjaga kebugaran tubuh, namun jika dilakukan berlebihan bisa menimbulkan sakit kepala.

Misalnya Sahabat Pintar terlalu banyak berlari hingga merasakan sakit kepala di bagian belakang. Exercise-induced Headache sering timbul setelah penderitanya melakukan olahraga.

9. Migraine Basilar

Penyebab sakit kepala bagian belakang ini ditandai dengan mual, pusing, pandangan kabur, telinga berdengung hingga gangguan bicara dan mendengar. Migrain Basilar mirip dengan gejala stroke dan harus ditangani dokter saraf agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga:

Gejala Sakit Kepala Bagian Belakang

Selain rasa nyeri di bagian belakang kepala, penderitanya juga mengalami beberapa gejala lainnya di antaranya adalah:

  • Penderita mengalami mual bahkan hingga muntah. Seseorang dengan sakit kepala akan lebih sensitif terhadap suara, cahaya hingga bau di sekitarnya
  • Anda mudah mengalami kelelahan dan hanya ingin berbaring tanpa melakukan apa-apa
  • Pandangan mulai terganggu seperti terasa buram atau berkunang-kunang
  • Leher kaki dan telinga berdengung
  • Mudah kesal bahkan pada tingkat yang parah sakit kepala bisa menyebabkan depresi dan gangguan kecemasan

Penanganan Sakit Kepala Bagian Belakang

Untuk meringankan gejalanya, Sahabat Pintar bisa memijat kepala secara lembut sehingga otot lebih rileks. Tekanan lembut di kepala mampu memperlancar sirkulasi darah. Istirahat yang cukup juga mampu meredakan sakit kepala dan coba untuk menghindari pemicu stres.

Apabila sakit kepala bagian belakang terus terjadi secara intens segeralah konsultasi dokter. Klinik Neuro Care By Klinik Pintar menyediakan konsultasi dan telekonsultasi dengan dokter spesialis saraf.

Dengan konsultasi dokter, Sahabat Pintar akan mendapatkan diagnosis jelas dan tepat untuk penanganan yang benar.

Sumber:

  • Tim Promkes RSST. Yankes Kemkes. Sakit Kepala. 14 September 2022
  • National Headache Foundation: The Complete Headache Chart, Tension-Type Headache. Arthritis.
  • American Migraine Foundation. What to Know About Low-Pressure Headaches.

Jadwalkan Konsultasi di Klinik