Skip to main

Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Meningitis

Meningitis merupakan peradangan pada lapisan pelindung otak dan saraf tulang belakang yang sering disebut dengan meningen. Penyakit ini awalnya memiliki gejala seperti flu yakni timbul sakit kepala dan demam.

Untuk mendiagnosisnya penderita perlu berkonsultasi dengan dokter saraf. Apabila dibiarkan maka penyakit ini bisa menyerang imunitas tubuh bahkan mampu menyebabkan kematian. Penderitanya tidak hanya kalangan orang dewasa saja namun bisa menyerang bayi dengan usia di bawah 2 tahun.

Untuk itu penting mengenali penyebab penyakit ini dan apa saja gejalanya serta pengobatan yang ditawarkan dari klinik saraf untuk menyembuhkan penderitanya di bawah ini!

Penyebab Meningitis

Penyebab paling umum dari penyakit ini adalah berasal dari infeksi virus dan bakteri. Informasi lebih lanjut terkait ragam penyebab penyakit meningitis dapat Anda simak selengkapnya berikut ini:

1. Virus

Dalam kategori virus umumnya menyerang saat musim panas dan gugur tiba. Jenis virusnya antara lain echovirus, coxsackievirus A dan B. 10-15 juta infeksi virus terjadi setiap tahunnya dan berkembang menjadi meningitis.

Virus lainnya yang menyebabkan penyakit ini adalah virus herpes, virus west nile, influensa, virus mumps, HIV, measles hingga coltivirus. Dalam beberapa kasus, penyakit meningitis karena virus akan hilang tanpa pengobatan namun sebagiannya perlu pengobatan lebih lanjut.

2. Bakteri

Infeksi bakteri bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. 5-40% anak-anak dan 20-50% orang dewasa dilaporkan meninggal dunia karena infeksi bakteri. Jenis bakteri yang mengakibatkan penyakit ini antara lain ialah:

  • Listeria monocytogenes adalah bakteri bawaan makanan
  • Influenza haemophilus menimbulkan meningitis sekaligus infeksi darah, radang sendi menular, selulitis dan radang tenggorokan
  • Neisseria meningitis tersebar lewat air liur dan cairan pernafasan
  • Streptococcus pneumoniae sering ditemukan dari saluran pernapasan, rongga hidung, sinus yang menyebabkan meningitis pneumokokus
  • Staphylococcus aureus ditemukan pada saluran pernapasan dan kulit menyebabkan meningitis stafilokokus

3. Parasit

Penyebab parasit jarang terjadi daripada virus dan bakteri. Biasanya parasit penyakit ini ditemukan dalam feses, tanah bahkan pada beberapa makanan dan hewan seperti unggas, ikan mentah dan siput. Salah jenisnya yang bisa menyerang manusia adalah meningitis eosinofilik.

Ada tiga penyebab meningitis eosinofilik yakni baylisascaris procyonis, gnathostoma spinigerum dan angiostrongylus cantonensis. Biasanya infeksi karena parasit ditularkan lewat hewan atau makanan yang dikonsumsi manusia bukan dari orang ke orang.

4. Jamur

Penyebab timbulnya penyakit ini karena jamur tergolong langka. Jamur yang menginfeksi tubuh manusia ini akan menyebar hingga ke sumsum tulang belakang atau aliran darah ke otak. Jenis jamur yang terkait dengan penyakit ini antara lain mencakup:

  • Histoplasma dari lingkungan yang terkontaminasi kotoran burung atau kelelawar
  • Blastomyces adalah jenis jamur yang banyak ditemukan di tanah
  • Cryptococcus adalah kotoran atau tanah yang terkontaminasi dengan kotoran burung

Seseorang dengan imunitas lemah beresiko besar terkena meningitis jamur. Termasuk bagi orang yang memiliki riwayat kanker atau HIV.

Gejala Meningitis

Thumbnail 3 - Penyebab, Gejala dan Pengobatan Meningitis.jpg

Sebenarnya gejala penyakit ini bisa dikenali bila muncul mual, muntah, kejang, penurunan kesadaran, sakit kepala parah, leher kaku, sulit berkonsentrasi, kesulitan untuk bangun hingga tidak memiliki nafsu makan atau minum.

Pada beberapa kasus penyakit ini menyebabkan ruam kulit seperti saat terkena meningitis meningokokus. Adapun gejala yang dialami bayi atau bayi baru lahir saat terserang penyakit ini antara lain adalah:

  • Sulit makan dan muntah
  • Tubuh dan leher mengalami kekakuan
  • Timbul benjolan di titik lunak yakni bagian atas kepala bayi
  • Bayi menjadi lambat dan kesulitan untuk bangun dari tidur
  • Bayi terus menerus menangis dan mengalami demam tinggi
  • Sangat mengantuk

Jika bayi atau Anda sudah menunjukkan gejala di atas segera kunjungi klinik saraf terdekat guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Keluhan di atas biasanya berlangsung beberapa jam bahkan hari dan semakin serius.

Seseorang dengan usia dibawah 5 tahun 70% terkena dari bakteri. Seseorang dengan imunitas rendah, infeksi darah meluas hingga pengobatan steroid jangka panjang beresiko terkena penyakit ini.

Pencegahan dan Pengobatan Medis

Thumbnail 2 - Penyebab, Gejala dan Pengobatan Meningitis.jpg

Untuk pencegahan penyakit ini bisa dengan menjalani pola hidup sehat. Biasakan diri untuk hidup bersih dan mencuci tangan secara berkala. Lakukan vaksinasi dan imunisasi untuk pencegahan penyakit ini.

Untuk pengobatan medisnya biasanya akan diberi obat-obatan antibiotik. Tujuan obat ini adalah meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu dilakukan terapi yang dianjurkan oleh dokter saraf agar penyakit segera sembuh.

Untuk keperluan konsultasi, vaksinasi dan pengobatan meningitis sebaiknya datang langsung ke klinik Jakarta Selatan ini yaitu Klinik Neuro Care. Lokasinya berada di Jl. Wijaya I no. 1 Petogogan Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Baca Juga:

Sumber:

Kompas. 5 Penyebab Meningitis yang Perlu Diwaspadai. 16 Desember 2020

CDC. Meningitis. 30 Maret 2022

Healthline. Meningitis: Everything You Need to Know. 22 Maret 2022

Jadwalkan Konsultasi di Klinik